Aku kembali meletakkan pingganku di atas meja saat melihatmu berdiam diri saja. Kamu tersenyum, memperlihatkan gigimu yang mulai tak lengkap lagi.
"Punyaku tertinggal." Ujarmu.
Tanpa berpikir panjang, aku mencopot punyaku lalu memanggil anak sulung kita. "Neng, buatkan saja kami bubur."
"Makanannya gak enak Mi?"
"Bukan, kami lagi kangen bubur buatanmu." Jawabku.
Kamu memeluk pundakku hangat, "Ini kan rendang kesukaanmu. Makan saja, tak apa."
"Ayolah sayang. Sudah bukan lagi rahasia bahwa kamu adalah sedalam-dalamnya rasa suka yang ku punya bukan rendang ini."
Gigi Palsu
Reviewed by Hanum
on
January 22, 2017
Rating:

No comments: