Tawadhu Bersamamu

Tawadhu yang kumaksud bukan tentang mengesampingkan dunia seutuhnya, sayang. Kau paham kan? Ketika uang yang kita punya cukup untuk membeli ferrari, kita memutuskan untuk membeli BMW saja.

Ketika uang yang kita punya sanggup membayar puluhan pembantu, lebih baik lebihkan saja sedikit uang belanjaku. Biar aku diam di rumah mengurus semuanya.

Ketika uang yang kita punya cukup membeli ratusan apartemen, rumah sederhana dengan halaman yang luas rasanya sudah membahagiakan. Sisanya kemana? Tuh, masih banyak nenek nenek yang makan nasi aking dan anak anak yang hanya melongo di luar pagar sekolah dengan tumpukan Koran dipelukan.

Karena sejatinya tak semua rizki kita adalah milik kita, mungkin ada rizki orang lain yang sengaja Allah titipkan.

Tawadhu Bersamamu Tawadhu Bersamamu Reviewed by Hanum on January 22, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.