Makhluk Pencemburu dan Peragu


Benarlah syair Ali Bin Abi Thalib, " Sungguh wanita mampu menyembunyikan cinta selama 40 tahun , namun tak sanggup menyembunyikan cemburu meski sesaat ."

Masih ingat meme istri yang mendapat kabar suaminya kritis lalu di antar oleh perempuan lain, yang pertama ditanyakan adalah asal usul si perempuan bukan keadaan suaminya.

Lantas tahukah? Sungguh tidak pernah ada pertemanan antara laki laki dan perempuan murni tanpa unsur perasaan. Itulah kenapa islam mengatur pergaulan. Ketika sahabat dekat perempuan yang begitu peduli terhadapmu mulai acuh, bisa jadi kata "Ah dan Cie" nya saja adalah bentuk kecemburuan yang tak pernah kamu sadari. Tuan, saya mewakili perempuan mengaku kami memang makhluk pencemburu.

Lain lagi ketika meme lain antara Ikhwan dan Akhwat yang tempo hari beredar. Sang suami hampir terjun ke air dan jadi santapan buaya, tapi istrinya masih sempat berkata, "Katakan dulu, kamu mencintaiku baru aku tarik."

Alahay, saya mewakili kaum perempuan mengaku lagi, kami memang makhluk peragu. Karena apa? Karena di hati kami yang halus, selalu ada ketakutan akan kehilangan orang tersayang, selalu ada keresahan untuk sekecil apapun kemungkinan ditinggalkan.

Bahkan, meski kalian telah memastikan berkali kali mencintai kami sepenuh hati, kami tetap akan menanyakan hal yang sama di kemudian hari.

Makhluk Pencemburu dan Peragu Makhluk Pencemburu dan Peragu Reviewed by Hanum on January 22, 2017 Rating: 5

No comments:

Powered by Blogger.