Terkadang yang paling berat dalam proses penghijrahan adalah bukan pada saat kamu ditinggalkan pacarmu, dijauhi temanmu atau dipandang aneh oleh orang lain.
Yang paling berat adalah saat kamu dikatakan fanatik oleh keluargamu, saat kamu ditentang oleh orangtuamu. Yang paling berat adalah bagaimana kamu harus tetap menjaga adab terhadap mereka untuk tidak menyakiti hatinya, untuk tidak memutus tali persaudaraan.
Hijrahmu jangan sampai membuatmu angkuh, lantas merasa lebih pintar dari ayah dan ibumu. Merasa lebih baik, mendikte mereka dengan qur'an, hadits dan fatwa yang baru saja kamu ketahui, meski itu kebenarannya.
Berlakulah lemah lembut, pelan pelan memberi pemahaman lalu do'akan, semoga Allah menurunkan hidayah hingga meluluhkan hati mereka dengan sendirinya.

No comments: