Kepadamu sholihat yang masih berpikir bahwa penghijrahanmu akan semulus jalan tol, maka sama halnya berpikir bahwa karang di laut akan bebas dari deburan ombak juga dahsyatnya badai.
"Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan "Kami telah beriman " sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang- orang sebelum mereka, maka sesungguhnya. Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhya Dia mengetahui orang-orang yang dusta . (Q.S. Al Ankabut : 29).
Engkau mungkin akan dianggap aneh oleh lingkungan sekitar, dijauhi teman teman sebelum penghijrahanmu, ditinggalkan seseorang yang kau sebut kekasih atau justru kau sendiri yang paham lantas berinisiatif mengakhiri hubungan itu.
Tak jarang komentar terpedas bahkan datang dari orang terdekat. Tidak apa, itu lumrah. Tidak hanya kamu, aku juga pernah mengalaminya, mungkin juga jutaan saudarimu di luar sana. Terima saja dengan lapang dada. Ketika engkau mendekat kepada Allah, Allah tak semata mengambil sesuatu kecuali hendak mengganti dengan sesuatu yang lebih baik.
Termasuk jodoh, jika dia memang ditakdirkan untukmu kalian akan dikembalikan dengan cara yang luarbiasa, jikapun tidak sudah tentu ada yang lebih pantas untuk menghalalkanmu. Sementara biarlah kalian tenang dalam perbaikan saling mendekat kepada-Nya.
Jadilah kita muslimah batu karang, yang tetap teguh tanpa mengeluh, yang bersyukur saat mendapat kebaikan dan bersabar saat mendapat musibah. Jadilah kita muslimah batu karang yang tidak mengumbar tangis pada dunia, justru selalu tersenyum tulus di bibirnya, dan menjadikan Allah sebagai satu satunya pelindung, penolong juga penjaga terbaik kita.

No comments: