Dulu saya pernah lalu lalang di KBM dengan nama Senja di Perantauan meski tidak banyak orang tahu karena kurang popular, silahkan tertawa. Tapi satu hal yang buat takjub adalah ketika seorang muncul di komentar dengan mengutip salah satu tulisan di blog pribadi saya, "Saya suka tulisan ini, kamu yang punya blognya kan?" Aneh bin ajaib, bagaimana bisa padahal dari awal saya tidak pernah mencantumkan alamat blog. Itulah kenapa saya katakan Beliau ajaib.
Di usianya yang sudah matang, uhuk hai Om, damai ya! Apa perlu saya tag? Ahaha. Beliau tetap bisa membaur dengan kaula muda, bahasanya saja kalau bicara masih sering pakai gue dan elo. Hebat kan?
Berlalu dari sana saya kembali menggunakan nama besar ke-Sodikinan. Dan bertemu kembali dengan si Om di Komunitas ODOP (One Day One Post) itu loh komunitas kece yang membantu kita untuk rutin menulis setiap hari. Si Om jadi lebih sering perhatian pada tulisan saya baik di blog maupun yang sekedar lewat di beranda, entah itu susunan kata, EYD hingga penempatan tanda baca.
Beliau layak disebut guru, namun dengan keajaibannya tidak mau dijuluki demikian, hanya ingin dipanggil Om saja, begitu. Hingga saya harus membercandainya, nanti kalau saya berhasil menerbitkan buku nama Om ada di list terimakasih tapi hanya saya tulis Om saja tanpa keterangan lain di belakangnya biar misterius, lagi lagi Beliau hanya tertawa.
Saya masih ingat ketika si Om mengirimkan beberapa screen shoot tulisan dari berbagai Sumber. "Bagaimana menurutmu?" Tanyanya.
"Keren om!"
"Tulisan sebagus ini hancur hanya gara gara cara penulisan yang tidak sesuai. Andainya si Penulis lebih perhatian pada penggunaan kata, tanda baca dll. Sekarang kamu masih saya koreksi, besok lusa belajar koreksi sendiri." tutupnya. Memang ajaib lah.
Tiba tiba kangen jadi Blogger, kangen setor tulisan, kangen BW Dan di BW-in. Kapan ODOP batch 4 lahir? Semoga WAnya sudah better. Ngomong ngomong, nama saya Hanum sekarang Om. Apa masih mengenali? Sekedar test kadar keajaibannya, hehe.

No comments: